Ketika mendapati aib orang lain

Lagi bahas AIB kok gambarnya orang ketawa ? ya begini realitanya. Kebanyakan dari kita merasa senang, bahagia dan merasa seperti mendapatkan sesuatu yang berharga ketika mendapati aib dari teman, saudara, dll entah itu melihat secara langsung, baca dari media sosial, ataupun dari hasil memakan daging teman sendiri ( baca:ghibah / ngerasani ).

Parahnya, ada juga yang lebih dari itu, malah mengungkapkannya aib itu di depan orang lain bahkan dalam forum entah itu dengan cara yang santun hingga ekstrim, semakin berhasil mempermalukan semakin hati merasa menang hanya karena dosa orang lain tersebut tidak ada pada diri kita.

Parahnya lagi, yang melakukannya adalah seorang muslim yang notabenenya sudah bersyahadat bahwa tiada tuhan selain allah dan muhammad adalah utusannya. Syahadat artinya menyaksikan, mengandung konsistensi terhadap apa yang disaksikan, seharusnya dia taat kepada perintah allah dan rasulnya dan menjauhi apa yang dilarang. Perbuatan ini sungguh dilarang dalam Islam, maka seharusnya Muslim secepatnya menjauhinya.

Apa itu Aib?

Aib berasal dari kata bahasa arab yaitu عيب yang artinya  pendiskreditan / cela / kondisi yang tidak baik tentang seseorang apabila diketahui orang lain maka akan membuat rasa malu, dan tentunya rasa malu ini menimbulkan hal negatif dan efek psikologis apablila tersebar.

bagimana menyikapinya?

Cara menyikapi kondisi ini memang sangat berat bagi yang baru memulainya, namun mau tak mau kita harus memulainya meski tak mudah.

1. Berdoa dan bersyukur

: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : ” مَنْ رَأَى صَاحِبَ بَلاءٍ فَقَالَ

Rasulullah SAW berkata : barang siapa melihat aib sesorang, maka semestinya dia mengucapkan doa :

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاكَ بِهِ , وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلا

Segala puji bagi allah yang telah menyelamatkan saya dari apa yang diujikan(aib, pen) kepada orang terebut, dan mendahulukan saya dari apa yang telah dia (allah, pen) ciptakan yang sangat banyak

Para ulama sangat menganjurkan agar kita membaca do’a ini ketika mendapati aib dari saudara kita, dan doa ini juga mengandung rasa syukur karena allah menyelamatkan kita dari apa yang diujikan kepada saudara kita.

2. Mencari udzur atas aib orang lain

3. Menutupi aib tersebut

4. Mengingatkan dengan cara yang baik apabila memungkinkan

5. Mendoakannya

 

menyusul insyaa allah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s